Latest Entries »

Pembibitan dan perbanyakan tumbuhan

Berbagai jenis tanaman sama sama berkembang biak , tapi tanaman berkembang biak dengan cara yang berbeda beda. Perbanyakan tanaman juga memiliki beberapa jenis cara, diantaranya adalah perbanyakan segara genetatif maupun vegetatif.

1. Perbanyakan secara generatif:
1. Penyerbukan benang sari.
2. Biji.
2. Perbanyakan secara vegetatif :
1. Alami
2. Buatan

Sekarang artikel ini akan membahas tentang cangkok dan okulasi.

Mari kita mencangkok tanaman.
– Mencangkok adalah menguliti hingga bersih dan
menghilangkan kambium pada cabang atau
ranting sepanjang 5-10 cm.
– Tumbuhan dikotil yang dicangkok akan memiliki
akar serabut,bukan akar tunggang.
– Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat
berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam
dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan
induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan
mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah
serabut, dan umurnya lebih pendek dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji.

Bahan bahannya :
1 Pohon .
2 Pisau tajam.
3 Kantong plastik .
4 Tanah gembur.
5 Air.

Cara mencangkok:
1. Pilih cabang atau ranting yang tidak terlalu tua ataupun
terlalu muda.
2. Kuliti hingga bersih cabang atau ranting tersebut
sepanjang 5-10 cm.
3. Kerat kambiumnya hingga bersih, dan angin-anginkan.
4. Tutup dengan tanah, kemudian dibungkus dengan
plastik atau sabut kelapa. Ikat pada kedua ujungnya
seperti membungkus permen. Bila menggunakan
plastik, lubangi plastiknya terlebih dahulu.
5. Jaga kelembaban tanah dengan cara menyiramnya
setiap hari.
6. Setelah banyak akar yang tumbuh, potong cabang atau
ranting tersebut, dan tanamlah di dalam tanah.

gaya gesek

Gaya gesek adalah gaya yang melawan gerakan dari dua permukaan yang bersentuhan. Gaya gesek mengubahenergi kinetis menjadi panas atau suara.

di mana

math adalah koefisien gesekan,
math adalah gaya normal pada benda yang ditinjau gaya geseknya,
math adalah gaya gesek.

Gaya ini memiliki arah yang berlawanan dengan arah gerak benda.

 

Gaya gesek merupakan akumulasi interaksi mikro antar kedua permukaan yang saling bersentuhan. Gaya-gaya yang bekerja antara lain adalah gaya elektrostatik pada masing-masing permukaan. Dulu diyakini bahwa permukaan yang halus akan menyebabkan gaya gesek (atau tepatnya koefisien gaya gesek) menjadi lebih kecil nilainya dibandingkan dengan permukaan yang kasar, akan tetapi dewasa ini tidak lagi demikian. Konstruksi mikro (nano tepatnya) pada permukaan benda dapat menyebabkan gesekan menjadi minimum, bahkan cairan tidak lagi dapat membasahinya

Terdapat dua jenis gaya gesek, yaitu;

  • gaya gesek statis
  • gaya gesek kinetis

yang dibedakan antara titik-titik sentuh antara kedua permukaan yang tetap atau saling bergant

 

Hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan, meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama, seperti fisika, kimia, maupun biologi sendiri.

Pada tumbuhan, organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis, tepatnya pada bagian stroma. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu.

Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida).
Reaksi terang

Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena.

Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.

Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer, sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis, seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat.

Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pada tumbuhan dan alga, kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen.

Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C.B. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Bakteri fotosintetik, selain sianobakteri, menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen.

Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II, cahaya juga mengionisasi fotosistem I, melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH.
[sunting] Reaksi gelap

ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya).

Sistem transportasi dan transpirasi tanaman
Tumbuhan merupakan mahluk hidup yang bagi kita tidak terlihat seperti sebuah mahluk hidup karena ia tidak dapat bergerak. Mereka memang tidak memiliki alat gerak seperti kaki dan tangan yang terdapat pada hewan dan manusia, tetapi organ-organ mereka sangatlah kompleks untuk dipelajari. Ada beberapa tumbuhan yang sudah sepenuhnya berkembang menjadi tumbuhan lengkap yang memiliki daun, akar, batang, bunga dan buah. Ada juga tumbuh-tumbuhan yang tidak memiliki beberapa organ-organ tersebut. Namun, di setiap tumbuhan tersebut pasti ada jaringan pengangkutan terpenting yang terdiri dari xylem dan juga floem. Berikut ini, saya akan memaparkan betapa pentingnya mereka bagi proses kehidupan sebuah tanaman dan juga bagaimana mereka berperan untuk mengambil air dari dalam tanah dan kemudian menyebarkannya ke seluruh bagian tanaman agar semua organ tanaman dapat berkembang secara maksimal.
Pertama sekali, jaringan xylem memiliki dua fungsi dalam tanaman. Fungsi pertama adalah untuk mengangkut air dan juga mineral-mineral dari dalam tanah ke batang dan juga daun-daun. Fungsi kedua xylem adalah untuk menyangga tanaman itu sendiri sehingga ia tidak mudah jatuh atau roboh. Xylem sebenarnya berbentuk kolom-kolom panjang yang bagian tengahnya kosong. Kolom berbentuk tabung ini terdapat dari akar tanaman sampai ke daun-daun tanaman walaupun mereka sangatlah tipis. Oleh karena itu, xylem dan floem hanya dapat diteliti melalu mikroskop. Bagian tengah kolom ini merupakan bagian yang berkelanjutan dan tidak pernah putus walaupun tanaman itu memiliki banyak cabang. Untuk menguatkan xylem, di dinding kolom-kolom ini terdapat zat bernama lignin. Tabung-tabung xylem yang kosong dan berkelanjutan ini memudahkan tugas xylem untuk mengangkut air dan juga mineral-mineral sehingga tidak ada dari mereka yang tersangkut pada bagian-bagian sel tertentu (protoplasm). Selain itu, kehadiran lignin juga menguatkan tanaman agar ia tidak mudah roboh dan dapat berdiri tegak.
Jaringan kedua yang berperan penting dalam proses pengangkutan dalam tanaman ialah floem. Floem mengangkut gula sukrosa dan juga asam amino dari organ-organ tumbuhan yang berwarna hijau, terutama sekali daun, ke bagian-bagian lain dalam tumbuhan. Berbeda dari xylem, floem memiliki sel-sel yang bernama sieve tube sel, dan transportasi gula sukrosa dan asam amino dapat dilakukan melalui difusi dan juga aktif transport dari sel ke sel dalam floem. Oleh karena itu, makanan-makanan ini dapat menjangkau organ-organ tanaman dalam waktu yang sangat singkat agar mereka bisa melakukan respirasi dan berkembang.
Penyerapan air dari dalam tanah ke bagian atas tumbuhan memiliki arti bahwa tanaman tersebut harus melawan gaya gravitasi bumi yang selalu mengakibatkan benda jatuh ke bawah. Akan tetapi, tanaman berhasil melakukan hal itu. Kuncinya ialah tanaman-tanaman ini menggunakan tekanan akar, tenaga kapilari, dan juga tarikan transpirasi. Namun pada tanaman-tanaman yang sangat tinggi, yang berperan paling penting adalah tarikan transpirasi. Dalam proses ini, ketika air menguap dari sel mesofil, maka cairan dalam sel mesofil akan menjadi semakin jenuh. Sel-sel ini akan menarik air melalu osmosis dari sel-sel yang berada lebih dalam di daun. Sel-sel ini pada akhirnya akan menarik air yang diperlukan dari jaringan xylem yang merupakan kolom berkelanjutan dari akar ke daun. Oleh karena itu, air kemudian dapat terus dibawa dari akar ke daun melawan arah gaya gravitasi, sehingga proses ini terus menerus berlanjut. Proses penguapan air dari sel mesofil daun biasa kita sebut dengan proses transpirasi. Oleh itu, pengambilan air dengan cara ini biasa kita sebut dengan proses tarikan transpirasi dan selama akar terus menerus menyerap air dari dalam tanah dan transpirasi terus terjadi, air akan terus dapat diangkut ke bagian atas sebuah tanaman
Proses transpirasi ini selain mengakibatkan penarikan air melawan gaya gravitasi bumi, juga dapat mendinginkan tanaman yang terus menerus berada di bawah sinar matahari. Mereka tidak akan mudah mati karena terbakar oleh teriknya panas matahari karena melalui proses transpirasi, terjadi penguapan air dan penguapan akan membantu menurunkan suhu tanaman. Selain itu, melalui proses transpirasi, tanaman juga akan terus mendapatkan air yang cukup untuk melakukan fotosintesis agar keberlangsungan hidup tanaman dapat terus terjamin.

AKAR

a. Fungsi akar :

  • Menyerap air, garam dan unsur hara
  • Alat transportasi
  • Menyimpan cadangan makanan
  • Penunjang dan memperkokoh tubuh tumbuhan.
  • Alat respirasi
  • Alat reproduksi
  • Tempat tumbuhnya tunas

 

b. Struktur Akar

1. Struktur luar

  • Rambut akar
  • Batang akar
  • Unjun akar
  • Meristem
  • Kaliptra

 

2. Struktur dalam

E         : Epidermis, termodifikasi menjadi bulu-bulu akar

K         : Kortex, sebagai tempat cadangan makanan dan Repsirasi

E         : Endodermis, sebagai transportasi mineral dan air

S         : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan

Pengangkutan (JP)

 

3. Daerah Pertumbuhan Akar

  • Kaliptra yaitu jaringan yang melindungi ujung akar. Disebut juga tudung akar.
  • Meristematik yaitu daerah yang selnya aktif membelah diri
  • Pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah terjadinya pertambahan jumlah sel akibat aktivitas daerah meristematik.
  • Differensiasi yaitu daerah perubahan sel baik bentuk serta fungsinya. Atau daerah modifikasi sel.

 

4. Transportasi akar

a. Ekstravasikuler yaitu  transportasi yang tidak melewati jaringan pengangkutan.

Macamnya ada 2 :

  • Apoplas yaitu pengangkutan air, garam mineral serta hasil fotosintesis melewati ruang antar sel karena adanya penebalan pad sel endodermis.
  • Simplas yaitu pengangkutan air, garam mineral dan hasil fotosintesis melalui se.

 

b. Intravsikuler yaitu transportasi yang melalui jaringan pengangkutan (JP).

Macamnya ada 4 :

  • Imbibisi yaitu penyerapan molekul, zat dengan menggunakan kemampuan dinding sel dan plasma sel. Terjadi pada Bryophyta.
  • Difusi yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertonis menuju daerah hipotonis.
  • Osmosis yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertoni menuju daerah hipotonis melalui selaput semipermeabel.
  • Transport aktif yaitu pengangkutan ion-ion, moleku yang menggunakan energi berupa ATP.

 

5. Repirasi pada Akar

  • Merupakan respirasi aerob
  • Memlui stomata, lenti sel, epidermis akar yang muda (bulu akar) atau seluruh permukaan tubuh (pada tumbuhan tingkat rendah).
  • Menghasilkan CO2 dan H2O untuk bahan fotosintesis.

6. Macam Akar

  • Akar nafas, ex : tanaman bakau
  • Akar gantung, ex : beringin, anggrek
  • Akar tunjang, ex: Pandanus sp
  • Akar serabut., ex : golongan Monokotil
  • Akar Tunggang, ex : golongan  Dikotil

 

7. Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil

 

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Serabut SISTEM PERAKARAN Tunggang
Batas ujung akar & kaiptra jelas ANATOMI Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
Selang seling B.P. Kolateral
Mempunyai EMPULUR Tidak mempunyai
Beberapa lapis PERISIKEL Satu lapis

 

BATANG

1. Fungsi :

  • Tempat lintasan  makanan dan air
  • Penyokong tumbuhan
  • Penyimpan sebgaina hasil fotosintesis.
  • Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga.
  • Alat reproduksi vegetatif
  • Memberikan bentuk tubuh tumbuhan.

 

 

 

 

 

2. Struktur batang

a. DIKOTIL

E         : Epidermis, mengalami penebalan zat gabus dan kutikula, termodifikasi

membentuk lenti sel.

 

K         : Kortex, Jaringan parenkim dengan r. a.s. dan jaringan penguat dengan

penebalannya.

E         : Endodermis, mengandung zat tepung, terdapat floeterma (selaput

tepung).

S         : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan

Pengangkutan (JP) tipe kolateral terbuka. Terdapat empulur dan

perisikel.

 

b. MONOKOTIL

  • Tidak mempunyai kambium
  • Pertumbuhannya terbatas
  • Ikatan pembuluh dengan tipe kolatral tertutup
  • Memiliki empulur dan sklerenkim
  • Epidermis dengan stomata dan bulu-bulu akar.

 

3. Perbedaan batang dikotil dn monokotil

 

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Tidak ada Cabang Ada
Tersebar Jaringan Pengangkutan Teratur
Tidak ada Kambium Ada
Besar/ada Rongga udara Tidak ada

 

4. Bentuk batang berdasarkan strukturnya

  • Herbaceus yaitu batang yang lemah dan berair karena banyak mengandung zat selulose. Ex : Amaranthus hybridus ; krokot
  • Calmus/rumput yaitu batang yang tidak keras dan tampak beruas-ruas. Ex : Oryza sativa.
  • Calamus/mendong yaitu batang yang seperti rumput tetapi ruanya lebih panjang. Ex : Wlingi dan mendong.
  • Lignosus yaitu batang yang berkayu keras dan kuat. Ex : golongan pohon dan semak.

 

5. Macam percabangan

  • Monopodial yaitu percabangan dengan batang pokok yang jelas, karena lebih besar dan panjang dari cabangnya. Ex : Camara lantana.
  • Simpodial yaitu percabangan dengan batang poko yangsama besar dengan cabang utam. Ex : Achras zapota / Sapota achras / Manilakara achra atau sawo Manila.
  • Dikotom yaitu percabangan yang selalu membentuk 2 cabang sama ebsar. Ex : Golongan Pterydophyta.

 

6. Lingkaran tahun

  • Terjadi akibat pertumbuhan kamium kearah luar dan dalam yang diperlihatkan dengan sebentuk garis melingkar.
  • Adanya perbedaan nyata antara lingkaran tahun di musim hujan dan musim kemarau.
  • Pada musim kemarau lingkaran tahun yang terjadi selnya lebih kecil dan sedikit
  • Sedangkan pada musim penghujan lingkaran tahu n yang terjadi selnya lebih besar dan banyak.

 

DAUN

1. Fungsi :

  • Merupakan organ fotosintesis
  • Alat transportasi
  • Membatasi proses transpirasi dengan adanya lapisan kutikul.
  • Alat reproduksi vegetatif

 

2. Struktur daun

E         : Epidermis, bagian atas selapis sel dengan peenbalan kutikula. Bagian

bawah selapis sel dengan termodifikasi menjadi stomata.

K         : Kortex, merupakan bagian dari mesofl daun/dagingdaun yang terdiri dari

jaringan Parenkim baik palisade dan spons.

S         : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan

Pengangkutan (JP) yang terlihat dalam urat daun. Terdapat tulang daun

dalam JP dengan jaringan penguat kolenkim. Pada tangkai daun

terdapat jaringan penguat berupa kolenkim dan sklerenkim.

 

3. Hal-hal yang menyebabkan  larutan garam mineral naik ke bagian daun.

a. Tekanan Akar

  • Secara osmosis dari akar ke seluruhbagian tumbuhan.
  • Paling tinggi terjadi pada malam hari.

 

b. Daya kapilaritas

  • Pembuluh di akar, batang dan daun asling berhubungan  membentuk pembuluh kapiler.
  • Akibat dari gaya adhesi anata dinding xylem dengan molekul air dan akibat gaya kohesi antara molekul air.

 

 

 

c. Daya isap daun

  • Akibat dari penguapan dandaun kekurangan air
  • Menyebabkan air dalam saluran ikatan pembuluh naik ke daun.

 

d. Pengaruh sel-sel yang hidup

 

4. Pengeluaran larutan dari daun

  • Gutasi yaitu proses perembesan tetes-tetes air melalui celah daun (hidatoda/gutatoda/emisarium) di bagian ujung daun.
  • Transpirasi yaitu proses pengauapan  dari tumbuhan baik akar, daun dan batang melalui stomata. Alat pengukuranya dinamakan Potometer atau Porormeter.
  • Pendarahan yaitu proses keluarnya air bersama zat-zat yang terlarut di dalamnya  melalui luka. Biasanya hasil pelukan ini dapat bermanfaat bagi manusia. Seperti karet menghasilkan latex, seludang kelapa menghasilkan aren dan pinus menghasilkan terpentin.

 

5. Faktor yang mempengaruhi transpirasi

a. Faktor luar

  • Suhu
  • Kelembaban relatif
  • Pergerakan air
  • Tekanan Atmosfer
  • Cahaya
  • Angin
  • Persediaan air tanah

 

b. Faktor dalam

  • Ukuran daun
  • Tebal daun
  • Jumlah stomata
  • Ada tidaknya lapisan kutikula
  • Banyak sedikitnya trikoma

BUNGA

  • Merupakan organ reproduksi
  • Dipunyai oleh tumbuhan tingkat tinggi
  • Terbentuk dari ujung cabang

 

1. Bagian bunga

  • Tangkai bunga/Pedunculus
  • Dasar bunga/Receptaculum
  • Perhiasan bunga yang meliputi Kelopak bunga/calyx dan mahkota bunga/corolla.
  • Gamet bunga meliputi :
  1. Pistillum/putik, terdiri dari :
    • Kepala putik/tigma
    • Tangkai putik/stylus
    • Bakal buah/ovarium
    • Bakal biji/ovulum
  2. Stamen/benang sari, terdiri dari :
  • Tangkai sari/filamen
  • Kepala sari/anthera
  • Serbuk sari /pollen

 

2. Pembagian tumbuhan berdasarkan kedudukan gamet bunga:

  • Monoseus/berumah satu yaitu tumbuhan yang  memiliki 2 macam bunga yaitu bunga jantan dan betina pada satu pohon.
  • Diosesus/berumah dua yaitu tumbuhan yang hanya memiliki 1 macam bunga  aytiu bisa bunga jantan atau bungan betina.

 

3.  Pada tumbuhan Gymnospermae

  • Belum memiliki bunga yang sesungguhnya.
  • Alat reproduksi  berupa strobilus, mengandung daun buah dan serbuksari.
  • Ex : Gnetum gnemon, Pinus merkusii

 

 

4. Pada tumbuhan Angiospermae

  • Sudah memiliki bunga yang sesungguhnya
  • Berdasarkan susunan bunganya dapat dibedakan menajdi :
  • Bunga tunggal yaitu dalam satu tangkai hanya terdapat satu kuntum  bunga. Ex : Hibiscus rosa-sinensis
  • Bunga majemuk yaitu dalam satu tangkai terdapat banyak kuntum bunga.  Ex :  Helianthus anuus, Mimmosa pudica

 

  • Macam bunga majemuk
  • Bunga  Tandan , memiliki ciri-ciri :

v  Bertangkai nyata

v  Melekat pada ibu tangkai yang tidak bercabang

v  Ex : Ixora palludosa

 

  • Bunga Tongkol, memiliki ciri-ciri :

v  Tidak bertangkai pada bunganya

v  Melekat pada ibu tangkai ukuran  besar dan bergerombol

v  Ex : Bunga ♀ pada Zea mays

 

 

  • Bunga Cawan, memiliki ciri-ciri :

v  Memiliki ibu ujung tangkai melebar dan merata

v  Berbentuk cawan/cakaram

v  Ex : Helianthus anuus

 

  • Bunga Bongkol, memiliki ciri-ciri :

v  Bunga manjemuk secara kesseluruhan

v  Berbentuk bola

v  Ex : Mimmosa pudica, Lamtoro dan petai Cina

 

BUAH

  • Berkembang dari bagian sel gamet ♀ yang disebut bakal buah

 

  1. Bagian buah
  • Buah yang lengkkap tersusun dari biji, daging buah dan kulit buah.
  • Kulit buah yang sudah masak biasanya terdiri dari epikarp, mesokarp dan endokarp. Terdapat pada Cocos sp, Kenari, Mangifera indica, Musa paradisiaca.

 

  1. Fungsi buah
  • Menyimpan cadangan makanan
  • Membantu proses pemencaran tumbuhan.

 

  1. Macam buah, secara umum :
  • Buah tunggal yaitu buah yang dibentuk olehh satu bakal buah yang berasal dari satu bunga. Ex : Mangifera indica
  • Buah agregat yaitu buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah  yang berasak dari satu bunga. Ex : Anona muricata, Fragaria vesca, Srikaya.
  • Buah majemuk yaitu buah yang terbentuk dari banyak bakal buah yang berasal dari banyak bunga. Ex : Ananas commosus, Artocarpus integra, Keluwih.

 

  1. Macam buah berdasarkan  jenisnya :
  • Buah sejati yaitu buah yang terbentuk dari bakal buah. Ex : Mangifera indica, Avocado, Papaya sp, Semangka.
  • Buah semu aytiubuah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagianlain dari bunga. Ex : Anacardium ocidentale, Fragaria vesca, Pyrus malus, Artocarpus integra.

 

BIJI

  • Tebentuk dari bakal biji, hasil dari fertilisasi
  • Terletak dalam bakal buah.
  • Merupakan alat reproduksi generatif
  • Bagian dalam terdapat embrio atau calon individu baru.

 

  1. Fungsi biji
  • Menyimpan cadangan makanan.
  • Alat pemencaran tumbuhan.

 

  1. Bagian-bagian biji
  • Spermodermis, merupakan kulit pelindung yang terluar. Pada Gymnospremae terdiri dari 3 lapisan yaitu luar (lapisanyang tebal), tengah (lapisan yang keras)  dan dalam (lapisanyang tipis). Ex : Gnetum gnemon, Cycas rumphii. Pada Angiospermae terdiri dari 2 lapisan yaitu testa (lapisan yang tipis dan keras) dan tegmen (lapisan yang tipis seperti selaput). Ex : Manggifera indica, Arachis hypogea.
  • Funiculus,merupakan bagian yang menghubungkan biji dengan papan biji (plasenta). Disebut juga dengan tali pusat.
  • Hilus atau pusat biji , merupakan bagian dari tali pusat yang sudah putus, sehingga meninggalkan bekasnya saja apabila biji sudah masak.
    • Nucleus seminis (inti biji/isi biji), merupakan bagian biji yang terdalam yang terdiri dari : embrio (lembaga) yang akan dapat menjadi akar lembaga (radikula), kotiledon (daun lembaga) dan pucuk lembaga (plumulae).  Selain itu terdapat pula  endosperm (putih lembaga/cadangan makanan). Pada Golongan Leguminoceae, endpspermnya berada dalam daun .

 

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!